Kamis, 30 Agustus 2018

Teknis Dan Cara Budidaya Jagung Dengan Pupuk Nasa

Jagung merupakan tanaman yang kaya akan karbohidrat yang dibutuhkan manusia maupun makhluk hidup.jagung bisa direbus dan bisa dimakan enak dan jaman dulu jagung adalah makanan pokok pengganti nasi.selain itu jagung bisa untuk makan hewan seperti ayam burung dan merpati.jadi intinya menanam jagung itu asyik dan lebih menguntungkan jika anda memelihara aspi atau kambing karena daun dan tongkolnya bisa buat makanan hewan peliharaan anda.

Menanam jagung sebenarnya mudah asal anda tahu caranya.jika anda ingin jagung yang besar dan produktif silahkan ikuti panduan budidaya jagung dibawah ini.teknik yang saya gunakan adalah pupuk kimia dengan pupuk organik sehingga hasilnya akan memuaskan.



1. Syarat Benih
Benih jagung sebaiknya dipilih yang berkualitas tinggi baik secara fisik, genetik maupun fisiologi (benih hybrida). Benih yang baik memiliki daya tumbuh lebih dari 90%. Benih yang dibutuhkan yaitu 20-30 kg benih per 1 ha tanah. Sebelum benih ditanam, benih terlebih dahulu direndam dalam larutan HORMONIK dengan dosis 4 cc per 1 liter air selama 8 jam atau lebih.

 2. Pengolahan Lahan
Lahan yang akan digunakan untuk menanam harus bersih dari segala jenis rumput dan gulma atau tanaman pengganggu. Lebih disarankan untuk menggunakan herbisida yang bersifat sistemik dan dapat membunuh seluruh jenis gulma dan rumput liar. Setelah lahan bersih langkah selanjutnya adalah lahan diberi pupuk kandang dengan cara ditabur pada permukaan tanah sesuai dengan baris tanaman jagung nantinya. Setelah pemberian pupuk, lalu dilakukan penggarapan tanahdengan cangkul atau traktor untuk membalikkan tanah agar tanah menjadi gembur. Setelah itu tanah harus diratakan kembali supaya tidak ada lagi tanah yang dapat menjadi endapan air nantinya. Sangat disarankan untuk membuat bedengan agar drainase pada lahan penanaman jagung lebih baik.

 3. Jarak Tanam
Lubang tanam ditugal dengan kedalaman 3-5 cm, setiap lubang hanya diberi 1 butir benih. Jagung dengan umur panen lebih dari 100 hari, menggunakan jarak tanam 40 x 100 cm dengan 2 butir benih per lubang. Jagung dengan umur panen 80-100 hari, menggunakan jarak tanam 20 x 100 cm dengan 1 butir benih per lubang.

 4. Penyulaman
Dilakukan pengamatan, tanaman yang memiliki pertumbuhan tidak baik, sebaiknya dipotong tepat diatas permukaan tanah dan dibuang. Tanaman tidak boleh dicabut secara langsung karena akan melukai akar tanaman lain. Penyulaman dilakukan untuk mengganti benih yang tidak tumbuh atau mati, penyulaman dilakukan pada hari ke-7 atau hari ke-10 setelah tanam.

 5. Penyiangan
Penyiangan dilakukan menggunakan herbisida yang aman untuk jagung. Penyiangan dilakukan saat tanaman jagung berumur 1 dan 2 bulan setelah tanam (2 kali). Penyiangan berfungsi untuk memaksimalkan pupuk yang dapat diserap tumbuhan jagung supaya tidak perlu bersaing dengan gulma.

 6. Pemupukan
 Pemupukan dilakukan menggunakan pupuk organik. Berikut adalah jenis-jenis pupuk yang direkomendasikan untuk pemupukan pada tanaman jagung :

SUPERNASA atau NASA GRANULE
POC NASA
Power Nutrition
HORMONIK


Untuk 1 hektar lahan jagung dibutuhkan :

SUPERNASA ukuran 250 gram sebanyak 8 botol atau 2.000 gr
POC NASA ukuran 500 cc sebanyak 8 botol atau 4 liter
Power Nutrition ukuran 250 gr sebanyak 4 botol atau 1.000 gr
HORMONIK ukuran 500 cc sebanyak 8 botol atau 4 liter
NPK 15 : 15 : 15 ukuran 50 kg sebanyak 10 karung atau 500 kg


Berikut adalah cara dan waktu pemupukan :

Minggu 1 :
SUPERNASA 500 gr, POC NASA 1.000 cc, HORMONIK 1.000 cc. Seluruh pupuk tersebut dicampur dengan 400 liter air dan semprotkan secara merata ke seluruh tanaman jagung (akar, batang dan daun).

Minggu 2 :
SUPERNASA 500 gr, POC NASA 1.000 cc, HORMONIK 1.000 cc. Seluruh pupuk tersebut dicampur dengan 400 liter air dan semprotkan secara merata ke seluruh tanaman jagung (akar, batang dan daun).

Minggu 3 :
SUPERNASA 500 gr, POC NASA 1.000 cc, HORMONIK 1.000 cc, dan Power Nutrition 500 gr. Seluruh pupuk tersebut dicampur dengan 400 liter air dan semprotkan secara merata ke seluruh tanaman jagung (akar, batang dan daun).

Minggu 4 :
SUPERNASA 500 gr, POC NASA 1.000 cc, HORMONIK 1.000 cc, dan Power Nutrition 500 gr. Seluruh pupuk tersebut dicampur dengan 400 liter air dan semprotkan secara merata ke seluruh tanaman jagung (akar, batang dan daun).

Minggu 5 :
Pupuk NPK 250 kg ditaburkan secara merata pada setiap tanaman jagung sebanyak 5 gr per pohon.

Minggu 7 :
Pupuk NPK 250 kg ditaburkan secara merata pada setiap tanaman jagung sebanyak 5 gr per pohon.



G. Panen dan Pasca Panen
Ciri tanaman yang siap panen
Tanaman yang siap dipanen adalah yang telah berumur sekitar 86-96 hari. Jagung muda yang biasa digunakan untuk sayur dipanen sebelum bijinya terisi penuh atau tongkolnya berdiameter 1-2 cm. Jagung rebus atau jagung bakar dipanen ketika matang susu. Dan jagung yang digunakan untuk beras jagung, benih, pakan ternak, tepung dan lain-lain dipanen bila sudah matang secara fisiologis.

 Cara panen
Putar tongkol beserta kelobotnya atau dengan cara mematahkan tangkai buah jagung.

 Pengupasan
Jagung dikupas saat masih menempel pada batang atau segera setelah pemetikan selesai agar kadar air dalam tongkol jagung dapat diturunkan sehingga cendawan tidak tumbuh.

 Pengeringan
Pengeringan dilakukan dengan sinar matahari selama 7-8 hari hingga kadar air tinggal 10%, pengeringan juga dapat dilakukan menggunakan mesin pengering.

 Penyortiran dan Penggolongan
Biji jagung dipisahkan dari sisa-sisa kotoran. Penyortiran dilakukan untuk menghindari serangan jamur dan hama selama masa penyimpanan.

Anda tidak bisa membeli pupuk nasa untuk jagung di sembarang tempat karena hanya kami yang menjual konsultasi dan pemesanan 083840534555



Share on Facebook
Share on Twitter
Tags :

Related : Teknis Dan Cara Budidaya Jagung Dengan Pupuk Nasa

0 komentar:

Posting Komentar